Bawaslu Butuhkan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengawasan Pemilu
|
Pandeglang, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang Febri Setiadi menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan kegiatan pendidikan pengawas partisipatif P2P Rabu, (13/05/2026).
Febri menjelaskan, kegiatan P2P merupakan komitmen Bawaslu untuk mengikutsertakan masyarakat agar terlibat dalam pengawasan Pemilu. Menurutnya, kompleksitas pelanggaran Pemilu tidak hanya dapat diawasi oleh jajaran pengawas pemilu, tapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
“kita butuh partisipasi publik dalam melakukan pengawasan Pemilu, agar Pemilu kedepan menjadi lebih bermartabat” ujar Febri.
Terlebih, kata Febri Kabupaten Pandeglang memiliki Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tertinggi di Provinsi Banten. Peran serta masyarakat dalam pengawasan tentu menjadi keniscayaan.
Kegiatan P2P dengan tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” merupakan semangat yang diusung Bawaslu untuk menjalin kemitraan dengan Masyarakat terutama generasi muda untuk dapat bersama berfungsi dan bergerak mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat.
Dalam kegiatan P2P yang diikuti 25 peserta yang terdiri dari siswa-siswi sekolah menengah dan mahasiswa diberikan pengetahuan kepemiluan agar generasi muda Pandeglang sadar berdemokrasi. para pengawas partisipatif dididik memiliki kesadaran dan pemahaman terkait teknis dan tatacara pelaporan pelanggaran, penyelesaian sengketa, dan pencegahan pelanggaran Pemilu yang disampaikan oleh seluruh Anggota Bawaslu Kabupaten Pandeglang.
Selain itu, para peserta dituntut dapat membangun jaringan untuk mengkonsolidasikan pengawasan pemilu serta memberdayakan komunitasnya masing-masing.
Melalui kegiatan P2P ini, Bawaslu Kabupaten Pandeglang berharap para peserta dapat menjadi agen pengawasan Pemilu di lingkungan komunitasnya.***
Penulis : Irwan