Pemilih Pemula Memegang Peranan Penting dalam Menciptakan Pemilu Berkualitas
|
Pandeglang, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Pemilih pemula memegang peranan penting dalam mewujudkan Pemilu yang berkualitas melalui partisipasi aktif, penggunaan hak pilih secara cerdas, serta menjadi agen perubahan untuk mengawal jalannya pesta demokrasi.
Demikian disampaikan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Pandeglang Didin Tahajudin pada kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang dengan tema “Peran Pemilih Pemula dalam Mengawal Pemilu Jujur, Adil, dan Bermartabat” Senin, (25/05/2026).
Kegiatan yang di laksanakan di Pondok Pesantren Asshibyan, Kecamatan Cibitung ini menyasar para santriwan dan santriwati yang merupakan pemilih pemula. Dalam penjelasannya, Didin memberikan pemahaman dasar tentang pengawasan partisipatif dan pencegahan dini terhadap kerawanan Pemilu. Pemilih pemula menurut Didin memiliki peran penting dalam mewujudkan demokrasi yang baik dan Pemilu yang berkualitas, oleh karenanya Didin berharap peran serta pemilih pemula terus meningkat pada Pemilu mendatang.
Selain itu, Didin menegaskan kegiatan ini penting dilakukan guna meningkatkan pemahaman tentang Pemilu dan demokrasi bagi generasi muda, sehingga kita berharap para pemilih pemula ini tidak anti pati terhadap Pemilu.
“kegiatan yang diinisiasi oleh Kesbangpol ini penting untuk terus dilakukan, agar generasi muda kita tidak anti pati terhadap Pemilu apa lagi sampai Golput” Ujar Didin.
Kecerdasan generasi muda lanjut Didin, sangat dapat menentukan kualitas Pemilu. Karena menurutnya generasi muda mendapatkan akses informasi yang begitu deras terkait dengan kepemimpinan ideal, sehingga dapat menganalisa rekam jejak dan visi-misi kandidat kepemimpinan secara komprehensif. Selain itu, generasi muda cenderung memiliki integritas dan dapat meminimalisir tindakan politik uang.
“kalau anak muda kan pengetahuannya masih fresh, masih dapat mengingat rekam jejak calon pemimpin, dan tidak gampang tergoda politik uang” ungkapnya.
Untuk mewujudkan Pemilu yang jujur, adil dan berintegritas, dibutuhkan pengawasan optimal dari berbagai pihak termasuk dari generasi muda. Bawaslu terus berkomitmen untuk melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi Pemilu.***
Penulis : Irwan